Detail Video
Deskripsi
Sepasang suami istri sangat mendambakan seorang anak. Sang suami khususnya memiliki keterikatan yang kuat terhadap anak-anak. Namun, ternyata sang suami menderita azoospermia. Sang istri, yang tahu bagaimana perasaan suaminya, tidak mampu mengatakan yang sebenarnya. Jadi sang istri membuat keputusan... untuk menerima sperma dari tetangga, yang spermanya cukup kuat untuk menjadi anak suaminya. Tetangga tersebut, yang terkesan dengan perasaan tulus sang istri, menerima lamaran yang mustahil itu. Setelah banyak percobaan, sang istri akhirnya hamil. Sang suami sangat gembira. Sang istri merasa lega melihat suaminya seperti itu. Namun... sang istri dan tetangga tersebut terus bertemu bahkan setelah kehamilan terjadi. Apakah keputusan sang istri benar-benar membawa kebahagiaan bagi pasangan tersebut?